JOKOWI OPTIMIS, Masyarakat Semakin Cerdas MENCERNA INFORMASI
Presiden
Joko Widodo optimistis masyarakat semakin cerdas dan dewasa mencerna informasi
di berbagai media. Meski begitu, kata dia, pemerintah akan meluruskan isu yang
menjadi penyebab memanasnya situasi politik.
“Sumber-sumber yang kita
perkirakan akan memprovokasi juga harus dipetakan secara detail siapa dan akan
melakukan apa,” kata Jokowi saat memberikan arahan dalam Apel Kepala Satuan
Wilayah Tahun 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 9 Oktober
2017. Karena itu, intelijen harus mempunyai data lengkap mengenai hal tersebut.

Ketua
Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan meminta Presiden Joko Widodo dan
Wakil Presiden Jusuf Kalla menghentikan kegaduhan yang terjadi di masyarakat.
Menurut dia, sikap saling hujat dan menistakan akan sangat berbahaya. “(Jika)
tidak dihentikan, kegaduhan itu berbahaya," ujarnya di Gedung DPR, Kompleks
Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Jokowi
meminta polisi tegas menegakkan hukum dan mempersiapkan alternatif solusi untuk
mencegah konflik menjelang tahun politik 2018 dan 2019. “Jangan sampai sudah
kejadian, kita bingung mencari air untuk memadamkan,” ucapnya.
Kepala
Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menanggapi perintah Presiden tersebut.
Menurut dia, pilkada adalah situasi yang alamiah. “Tensi dingin biasanya
menghangat, tapi jangan biarkan ini menjadi memanas,” tuturnya.
0 komentar :
Posting Komentar