Januari 2018

BECAK di JAKARTA.... akankah jadi realita atau hanya isue????


Wakil Gubernur Sandiaga Uno memanaskan kembali wacana legalisasi operasional becak di DKI Jakarta. Ia mengatakan, ada pihak yang memobilisasi kendaraan roda tiga itu dari daerah masuk Ibu Kota.

"Sudah ada beberapa laporan dan ini mobilisasi. Enggak mungkin tukang becak dari daerah itu bisa kayuh sendiri ke sini," kata Sandi saat ditemui di RPTRA Taman Sawo, Cipete Utara, Jakarta Selatan, Minggu 28 Januari 2018.

mencoba menguji validitas pernyataan Sandi ke beberapa lokasi yang jadi tempat becak beroperasi di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.



Mustafa (56), satu dari puluhan tukang becak yang biasa mangkal di jalan layang Bandengan Utara III, Pekojan, Jakarta Barat, membantah ada kedatangan tukang becak dari luar daerah.

Di tempat ia biasa mangkal, ada sekitar 10 tukang becak. Jumlah itu masih bisa bertambah karena jumlah becak yang beroperasi di Pasar Penjagalan, Jakarta Barat jauh lebih banyak.

"Tidak ada becak dari daerah datang ke sini. Ini becak-becak lama semua, cuma memang pengemudinya banyakan orang daerah. Kayak Bapak (saya) orang Cikampek. Selain itu, ada yang dari Tangerang, Indramayu, Tegal," ucap Mustafa.

Penarik becak lain, Ali (47), juga menampik mobilisasi becak. Ia tinggal tepat di bawah flyover Bandengan, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, tempat dikabarkan terjadinya peristiwa mobilisasi becak itu.


mungkinkah Anggukan SETNOV berarti "mengiyakan" soal DALANG BESAR dibalik kasus E-KTP ???


Anggukan itu ditunjukkan Novanto sambil masuk ke mobil tahanan seusai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018).

"Ada kekuatan besar di belakang Bapak?" tanya wartawan yang hanya dibalas anggukan Novanto.


Novanto memang telah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Namun hingga saat ini KPK menilai Novanto belum memberi keterangan baru terkait kasus e-KTP.




Sementara itu, pengacara Novanto, Firman Wijaya, mengisyaratkan adanya aktor lain yang lebih besar dalam kasus e-KTP. Menurutnya, aktor tersebut berkaitan dengan berubahnya anggaran dari semula pinjaman hibah luar negeri menjadi APBN murni.

"Tentang peralihan hibah luar negeri ke APBN murni. Ini sesuatu yang krusial. Kita tunggu saja. KPK katanya menghadirkan saksi-saksi lagi. Kita tunggu saja," ucap Firman.

Namun ia enggan menyebut siapa aktor yang lebih besar itu. Firman juga enggan berkomentar soal bantahan Gamawan Fauzi mengenai penerimaan uang maupun ruko di dakwaan kasus e-KTP.

"Yang jelas itu sampai saat ini tidak ada hubungannya dengan Pak Nov. Kita hanya lihat pak Gamawan memberi kesaksian soal itu. Yang sebenarnya harapannya bisa memperjelas puncak gunung es, top head level pengadaan anggaran e-KTP," ujarnya.

"Saya rasa, nggak tahu ya karena di situ kan ada rapat di rumah Wapres. Ada perdebatan soal paket pecah 9 atau jadi satu," imbuhnya.

Inilah alasan Presiden RI, JOKO WIDODO tetap Ke AFGANISTAN meskipun di teror


Presiden Joko Widodo atau Jokowi tetap mengunjungi Afghanistan. Meski Ibu Kota negara itu, Kabul, baru saja mendapat teror dari seorang militan pada Sabtu 27 Januari 2018.

"Pagi ini, hari keenam lawatan saya ke lima negara di Asia, saya terbang menuju Kabul, Afghanistan dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1," tulis Jokowi dalam akun Facebooknya, Senin (29/1/2018).


Jokowi mengatakan, beberapa hari lalu, Kabul diguncang bom mobil menggunakan ambulans, yang menewaskan lebih dari seratus orang. Lalu pagi ini terdengar kabar serangkaian ledakan juga terjadi di Kabul, tak jauh dari sebuah akademi militer.



Menurut Jokowi, umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik, perang, dan terorisme. Datanya sangat memprihatinkan: 76 persen serangan teroris terjadi di negara Muslim dan 60 persen konflik bersenjata di dunia terjadi di negara Muslim.

"Lebih jauh lagi, jutaan saudara-saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik, 67 persen pengungsi berasal dari negara Muslim," kata Jokowi.

Ancaman radikalisme dan terorisme, kata Jokowi, terjadi di mana-mana. Tidak ada satu pun negara yang kebal darinya. Serangan terorisme terjadi di hampir semua negara termasuk di Indonesia dan Pakistan, dan sekarang di Afghanistan.
Apakah kita akan biarkan kondisi yang memprihatinkan ini terus berulang terjadi? Tentu tidak. Kita tidak boleh membiarkan negara kita, dunia, berada dalam situasi konflik. Penghormatan kita kepada kemanusiaan, kepada humanity, seharusnya menjadi pemandu kita dalam berbangsa dan bernegara," tandas Jokowi.

Hari ini, Jokowi seharian berada di Kabul. Dia bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani, lalu Majelis Perdamaian Tinggi Afghanistan, dan mengunjungi Istana Darul Aman.

WAGUB DKI Sandiaga Uno Heran, Pulau Tidung KRISIS IKAN


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambangi Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu. Sandi berkantor di sana untuk melakukan dialog dengan para pejabat setempat.

Salah satu yang hadir adalah Lurah Pulau Tidung Cecep Suryadi. Cecep pun bercerita kalau kelurahannya saat ini mengalami krisis ikan segar. Menurutnya, krisis ikan segar terjadi di Pulau Tidung Besar.


"Sekarang ini di Pulau Tidung lagi krisis ikan segar Pak," ujar Cecep di Kepulauan Seribu, Senin (29/1/2018).



Mendengar laporan tersebut langsung, Sandiaga Uno sempat merasa heran. Dirinya tak menyangka kalau krisis ikan bisa terjadi di daerah kepulauan.

Sandiaga Uno mengira, krisis ikan tidak bisa terjadi di wilayah kepulauan. Dan kalaupun terjadi, kata dia, itu seharusnya di tengah laut.
Cecep lalu menyampaikan jika warga Pulau Tidung Besar mayoritas bekerja sebagai nelayan pancing. Mereka, kata Cecep, tidak menjaring ikan di laut, ditambah lagi kondisi angin saat ini.

Hal tersebut menurut Cecep malah semakin menyulitkan para nelayan itu untuk memancing ikan segar.

"Warga Pulau Tidur Besar itu mayoritas nelayannya nelayan pancing. Sekarang lagi musim angin barat daya sehingga nelayannya memang kesulitan," kata Cecep.

Salah satu harapan untuk mengatasi krisis ikan segar adalah dengan membangun pusat perkulakan atau JakGrosir di Kepulauan Seribu. Cecep berharap, pembangunan JakGrosir bisa segera diwujudkan.

“Mudah-mudahan bisa segera terealisasi karena memang sangat butuh (JakGrosir),” tandas Cecep.